Sejarah Bangsa Jepang (1)

Jepang Kuno

Jepang Kuno

Dilihat dari segi geografis, Jepang terletak di sebelah timur benua Asia. Terdiri dari 4 pulau utama dan ribuan pulau kecil. Meski sejarah Jepang sudah dimulai ribuan tahun silam, tapi dibandingkan China, negara Jepang masih relatif lebih muda.

Jepang Kuno
Jepang mulai dihuni manusia sekitar 600.000 tahun yang lalu pada masa Paleolitik bawah. Kebudayaan pertama Jepang dimulai pada kebudayaan Jomon sekitar 11.000 SM-abad ke-4 Masehi. Ciri-ciri kebudayaan Jomon adalah berburu & mengumpulkan makanan.

Perkembangan teknologi dimulai pada 300 SM yakni masa kebudayaan Yayoi. Saat itu mulai dikenal teknologi menanam padi di sawah & penggunaan perkakas besi dan perunggu. Teknologi ini berasal dari China & Korea. Pada zaman Yayoi ini mulai terbentuk persekutuan hidup yang menjadi cikal bakal kerajaan di Jepang.

Pada abad ke-5 dan ke-6 mulai dikenal dokumen tertulis. Saat itu tulisan & kebudayaan China, agama Budha masuk ke Jepang dari semenanjung Korea. Revolusi Taika tahun 645, menandai dimulai sistem pemerintahan baru di Jepang yang mencontoh China. Filsafat Konfusianisme mulai masuk & dominan di Jepang hingga abad 19.

Pada abad ke-8 periode Nara menandai sebuah negeri Jepang dengan kekuasaan yang tersentralisasi, ibukota & istana kekaisaran berada di Heijo-kyo (Nara). Kemudian pada masa Kaisar Kammu ibukota dipindahkan ke Nagaoka-kyo, tapi 10 tahun kemudian ibukota dipindahkan ke Heian-kyo (kini bernama Kyoto). Kebudayaan klasik Jepang mencapai masa keemasan pada masa Heian ini.

Munculnya Kelas Samurai
Kekuasaan & kehidupan mewah bangsawan di istana Heian menimbulkan kecemburuan rakyat, khususnya petani. Pemberontakan mulai muncul di daerah-daerah. Penjarahan terhadap tuan tanah membuat tuan tanah mempersenjatai petani & keluarganya. Inilah cikal bakal munculnya kelas samurai.

Dalam perkembangannya kelas samurai ini semakin memperkuat diri dan memperluas daerah. Kemudian muncul 2 kelompok kaum samurai yang sangat menonjol yakni Keluarga Taita dan keluarga Minamoto. kekuasaannya. Keluarga Taira menguasai Jepang bagian barat dan keluarga Minamoto menguasai Jepang bagian Timur. Dua kelompok ini bersaing dan saling berebut kekuasaan.

Pada saat itu Kaisar Gonjo yang anti Fujiwara memperluas kekuasaan. Kekuasaan politiknya dipusatkan di kuil Budha, bahkan membentuk pengawal dan tentara kuil. Hal ini menyebabkan kaisar yang anti pemerintah kuil mengadakan perlawanan dengan memanfaatkan keluarga Taira dan keluarga Minamoto yang sedang bertikai.

Pertempuran besar antara keluarga Taira dan Minamoto tak terhindarkan. Pertempuran itu akhirnya dimenangkan oleh keluarga Taira yang memihak kaisar (anti pemerintahan kuil). Kemenangan keluarga Taira menandai perubahan besar dalam struktur kekuasaan politik di Jepang. Kaum samura mulai muncul sebagai kekuatan politik baru di istana.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply