Sejarah Bangsa China

Ahli Dagang Sejak Dinasti Kuno

dinasti China

dinasti China

Ada yang meyakini dinasti pertama yang berkuasa di China dimulai pada Dinasti Hsia yang berkuasa pada tahun 2000-1750 SM. Dan Dinasti Shang menjadi dinasti kekaisaran pertama yang terkenal yang menggantikan Dinasti Hsia. Setelah kejatuhan Dinasti Shang, yang menggantikan kekuasaan adalah Dinasti Zhou. Pada Dinasti Zhou ini berhasil memperluas wilayah teritorial hingga melintasi China. Pada masa ini bangsa China mengalami perkembangan di bidang teknologi yang sangat mengagumkan.

Sebelum tahun 5000 SM tepatnya di Guangdong sudah dilakukan melakukan teknik bercocok tanam rumput untuk dijadikan padi. Dan pada tahun 3000 SM mereka sudah mengenal sistem irigasi.

Dinasti Zhou akhirnya digulingkan oleh Dinasti Qin. Pun begitu setelah berakhir kekuasaan Dinasti Qin yang menggantikan adalah Dinasti Han sebagai pemegang tampuk pimpinan. Setelah Dinasti Han berturut-turut berganti-ganti dinasti yang berkuasa antara lain: Dinasti Jin, Dinasti Sui, dan China menjadi kerajaan yang kaya raya pada masa pemerintahan Dinasti Tang sekitar tahun 751. Pada saat itu ibukota kekaisaran berpusat di Chang’an yang berpenduduk lebih dari 1 juta orang dan dinilai sebagai kota terbesar di dunia pada saat itu.

Pada tahun 868 China untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil mencetak buku berjudul “The Diamond Sutra”.  Karena perpecahan dan kekacauan Dinasti Tang akhirnya melemah dan pada tahun 960 Dinasti Tang digantikan oleh Dinasti Song yang berhasil memerintah hampir selama satu abad. Pada masa Dinasti Song inilah China mengalami zaman keemasan bagi peradaban China.

Dinasti Song berakhir mendapat serangan bangsa barbar pada tahun 1126, yang memaksa Dinasti Song memindahkan ibukota dari Kaifeng ke Hangzhou di selatan. Dinasti Song berakhir setelah mendapat serangan dari Mongolia yang dipimpin oleh Khubilai Khan yang kemudian mendirikan Dinasti Yuan. Dinasti Yuan memindahkan ibukotanya ke Beijing dan membangun istana yang kelak dikenal dengan nama “Forbidden City” , yang mana hanya para kaisar dan pelayannya saja yang boleh masuk ke sana.

sun yat sen

sun yat sen

Sistem kekaisaran China sering berganti-ganti karena dinasti yang baru menggantikan dinasti yang lama, dan pergantian tersebut biasanya disertai dengan pemberontakan (kudeta) berdarah, hingga kekuasaan terakhir berada pada Dinasti Qing. Dinasti yang terakhir ini dinilai terlalu lemah, menimbulkan banyak kekecewaan, ketidakpuasan, sehingga memunculkan pemberontakan dan perang dengan bangsa lain. Sampai akhirnya muncul pecahnya revolusi yang dipimpin oleh Sun Yat Sen.

Sun Yat Sen berhasil menggulingkan Dinasti Qing dengan Kaisar Xuantong setelah sebelumnya sudah sebelas kali melakukan revolusi selalu gagal. Sejak saat itu China menjadi republik dengan nama Republik China dan Sun Yat Sen sebagai presiden pertamanya. Sun Yat Sen membentuk Partai Kuomintang, dan akhirnya meninggal dunia pada saat menjalani periode kedua sebagai presiden.

Sepeninggal Sun Yat Sen Partai Kuomintang terus mengalami kemunduran, akhirnya dikalahkan Partai Komunis yang dipimpin oleh Mao Zedong berhasil berkuasa. Pada masa pemerintahan Mao Zedong banyak terjadi perang saudara.

 

Meski China mengalami pergolakan dinasti dan politik selama berabad-abad, penduduk China sangat memegang teguh tradisi. Warisan yang paling berharga sejak zaman dinasti kuno adalah ilmu (keahlian) mereka dalam bisnis (perdagangan) dan pengobatan. Dan seperti yang kita lihat sampai saat ini bangsa China yang tersebar di seluruh dunia menguasai perdagangan dan pengobatan yang sulit ditandingi oleh bangsa manapun. Jadi tidak ada salahnya kan kita berguru bisnis kepada bangsa China.

 

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply