Meraih Berkah di Pagi Hari

Adzan Shubuh

Adzan Shubuh

Ada nasehat yang sangat dikenal di negeri kita, “Jangan bangun siang, nanti rezekimu dipatok ayam.”

Di negara Arab ada pepatah, “al Barakatu fi bukuriha,” artinya “Keberkahan itu terdapat pada pagi hari.”

Di negara Barat ada istilah, “The early bird catches the worm,” artinya “Burung yang terbang di pagi harilah yang bakal berhasil menangkap cacing.”

Benyamin Franklen tokoh terkenal dari Amerika mengatakan “The early morning has gold in its mouth,” artinya “Bangun pagi-pagi sekali itu laksana mempunyai emas dalam mulutnya.”

Ibnu Abbas pernah memperingatkan anaknya yang kedapatan tidur pada waktu Shubuh,
“Wahai anakku, apakah kamu rela tidur pada saat rezekimu telah dibagikan?”

Dari semua ungkapan di atas intinya menganggap betapa pentingnya bangun pagi, sepagi mungkin. Islam mengajarkan pada kita untuk bangun setidaknya pada saat Shubuh, untuk menunaikan sholat Shubuh, kemudian berdzikir (bukan tidur lagi)sampai matahari terbit, kemudian barulah kita disuruh bertebaran di muka bumi untuk menjemput rezeki. Dengan melakukan pola seperti itu Insya Alloh kita mendapat berkah dunia akhirat.

Ibarat mau lomba maraton, dengan bangun lebih pagi kita sudah memenangkan start. Awal yang baik sudah barang tentu akan berdampak sangat positif pada hasil akhir (finish).

Menurut Ibnu Qayyim al Jawziyyah dalam kitab Zad al Ma’ad mengatakan, ada 4 hal yang mendatangkan rezeki dan ada 4 hal yang dapat menghalangi rezeki.
Empat hal yang mendatangkan rezeki:
– qyamul layl (sholat malam)
– banyak istighfar pada waktu sahur (sebelum waktu Shubuh)
– bersedekah
– berdzikir waktu pagi (seusai Shubuh sampai terbit matahari) dan sore hari (menjelang waktu Maghrib).

Empat hal yang dapat menghalangi rezeki:
– tidur pada waktu pagi
– sedikit sholat sunnah
– malas bekerja
– berkhianat (ingkar janji).

Berapa sebenarnya kebutuhan tidur manusia per harinya?
Umumnya orang dewasa tidur 5-6 jam sudah cukup. Kalau anak butuh 8-9 jam per hari untuk tidur, remaja cukup 7-8 jam per hari. Hasil survey para ahli membuktikan bahwa terlalu banyak tidur sama bahayanya dengan kebanyakan makan, akan mengganggu kesehatan dan memperpendek umur. Bahkan orang-orang hebat di dunia seperti Margareth Teacher, Mahatma Gandhi, Presiden RI Soekarno, rata-rata mereka hanya tidur 3-4 jam per hari.

Bagaimana cara agar bisa bangun pagi?
Cara paling mudah agar bisa bangun di pagi hari adalah tidur lebih awal setelah Isya’ atau maksimal jam 9-10 malam. Lebih baik tidak tidur siang. Kalau terpaksa harus tidur siang disarankan tidak lebih dari 45-60 menit. Karena tidur siang yang lebih dari 60 menit akan menyebabkan kesulitan tidur di malam hari. Jika kita terbiasa begadang memang sulit di awalnya untuk memulai tidur awal.

Cara paling gampang adalah setelah semalam Anda kesulitan tidur dan tetap begadang, esok paginya paksa…ingat dipaksa untuk tidak tidur pagi sampai sore. Kalau gak tahan menahan kantuk, silahkan pagi gunakan untuk olahraga ringan (jalan, naik sepeda, jogging), siang biar gak ngantuk cari aktifitas di luar biar terkena panas matahari, cari teman ngobrol biar lupa ngantuk, tahan rasa kantuk yang menyerang sampai selesai sholat Isya’ (jam 7 malam). Setelah sholat Isya’, makan malam, sekitar 30 menit kemudian silahkan secepatnya siap-siap tidur. Kalau belum bisa tidur, berdzikir sampai tertidur. Dijamin bisa tidur pulas dan bisa bangun pagi.

Buatlah ritua-ritual khusus sebelum tidur, agar secara psikis memori dalam otak kita sejalan dengan aktifitas fisik, dan ini akan mempermudah untuk proses tidur. Contoh ritual sebelum tidur misalnya: gosok gigi, cuci muka, atau mematikan (silent) semua Hp, mematikan semua perlengkapan elektronik (televisi, komputer, radio). Semoga berhasil sobat, yakinlah dengan bangun Shubuh (pagi) banyak akan banyak manfaat dan berkah yang kita dapatkan.

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Meraih Berkah di Pagi Hari”

  1. anis says:

    setuju sekali. very good 🙂

Leave a Reply