Kapan Saatnya Mengakhiri Status Karyawan?

belajar bisnis

 

 

 

 

 

Tulisan ini terinspirasi dari sharing dengan temen saya di Facebook. Biar lebih enak tulisan saya kemas dalam bentuk tanya jawab saja ya. Semoga ada manfaatnya.

Tanya:

“Sekarang  saya seorang pagawai swasta, saat ini saya tertarik untuk berwirausaha. Kalau boleh… saya mohon bimbingan pak, apa bisa wirausaha sambil tetep bekerja sebagai karyawan di perusahaan??? Karena  jika saya total di wirausaha, ada perasaan takut seandainya usaha yang  saya jalankan tidak berjalan lancar.”

Jawab:

“Menurut saya, yang paling penting adalah secepatnnya memulai bisnis. Untuk memulai sebuah bisnis yang dibutuhkan hanyalah KEBERANIAN, sedangkan faktor yang lain (modal, kecakapan, pengalaman, dll) itu akan mengikuti.   Sebagai langkah awal sebaiknya  bisnis kecil-kecilan dulu, nanti kalau sudah tumbuh besar baru memutuskan untuk full di bisnis (keluar dari status karyawan).  Minimal penghasilan dari bisnis sudah cukup untuk bertahan hidup atau sudah lebih dari gaji sebagai karyawan, bolehlah untuk fokus di bisnis.”

Tanya:

“Ada temen yang menyarankan, lebih baik  saya langsung keluar dari pekerjaan, cepet memulai bisnis, dan cepet sukses, gimana Pak?”

Jawab:

“Gak salah juga bagi temen-temen yang punya nyali besar, silahkan langsung mengajukan PHK, langsung Action bisnis, tentu lebih power full. Jika nantinya ternyata merugi..???  Ya..gak masalah, bangkit dan memulai lagi, kan emang nyalinya kuat, he..he..

Tanya:

“Kenapa setiap mau memulai bisnis rasanya kok berat banget ya Pak, sepertinya merasa belum siap, belum sempurna segalanya?”

Jawab:

“Banyak orang sulit memulai bisnis, karena yang dipikirkan terlalu muluk-muluk, sehingga banyak pertimbangan, banyak mikir. Karena kecapekan mikir (gak action-action), akhirnya banyak ide bisnis yang mestinya bagus berlalu (menguap) begitu saja. Lebih baik biar bisnis kecil yang penting jalan dulu, kalau masalah pengembangan itu gampang, yang penting tahu pola kerjanya & paham cara mengelolanya.”

Tanya:

“Oww…ya makasih pak atas sarannya…. saya jadi semangat ini untuk memulainya. Terimakasih sebelumnya pak….”

Jawab:

“OK  Pak, saya tunggu perkembangannya ya…. Ooo ya Pak, ada yg bilang dalam bisnis kita memakai prinsip APES (Action, Problem, Evaluasi, Solusi). Setelah kita Action (memulai), biasanya ada problem, setelah ada problem kita evaluasi kenapa bisa begini, kenapa pula bisa begitu, he…he… Nah dari situ akhirnya kita menemukan sebuah solusi. Terima kasih.”

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Kapan Saatnya Mengakhiri Status Karyawan?”

  1. Maxy says:

    Saya suka tulisan ini pak, apalagi ada APESnya 🙂

    Salam dahsyat…!!!

Leave a Reply