Hama Rayap Pada Tanaman Karet dan Cara Mengatasinya

Hama Rayap Pada Tanaman Karet

Hama Rayap Pada Tanaman Karet

Indonesia adalah negara dengan jumlah perkebunan karet terluas di dunia, walaupun tanaman karet sendiri baru diintroduksi pada tahun 1894. Wilayah perkebunan terluas tersebut dimiliki Indonesia bersama Malaysia dan Thailand sejak tahun 1920an. sampai saat ini Indonesia adalah negara penghasil karet utama di dunia. Puncak kejayaan karet di Indonesia terjadi pada tahun 1926 sampai menjelang Perang Dunia ke 2, pada saat itu Indonesia adalah negara pemasok karet terbesar di pasar Internasional.

Tanaman Karet masuk pada kategori pohon yang tumbuh tinggi dengan batang yang cukup besar. Tinggi batang pohon dewasa bisa mencapai 15 sampai 25 meter. Batang tanaman karet biasanya tumbuh vertical dengan cabang yang tinggi. Dibeberapa kebun karet ada kekhasan arah tumbuh tanaman karet agak miring ke arah utara. Batang tanaman karet ini memiliki kandungan getah yang kita kenal dengan nama lateks. Daun tanaman karet terdiri dari tangkai dan daun utama serta tangkai anak daun. Panjang tangkai utama kisaran 3 sampai 20 cm, sedangkan panjang pada tangkai anak daun berkisaran 3 sampai 10 cm. Anak daun tanaman karet berbentuk panjang elips dengan ujung sedkit runcing.

Tanaman Karet berasal dari wilayah Amerika yang memiliki iklim tropis, tanaman karet bisa hidup di Indonesia yang memiliki ilkim yang sama dengan amerika yaitu tropis. Tanaman Karet adalah tanaman yang tumbuh di dataran rendah, yaitu tumbuh di ketinggian 0 sampai 400 meter di atas permukaan laut. Musim hujan yang tidak menentu serta kemarau yang berkepanjangan biasanya mengundang koloni rayap untuk menyerang tanaman karet dengan sangat cepat sehingga bisa merusak tanaman karet dan menguarangi produksi tanaman karet tersebut. Tentu hal ini snagat merugikan pihak petani karet.

# Baca juga Polybag Tanaman Harga Murah

Polybag Murah

Polybag Murah

Rayap merupakan hewan serangga dengan tubuh kecil, sangat mirip dengan semut dan sering kita temui diberbagai tempat seperti di hutan, pekarangan, kebun, dan bahkan di dalam rumah. Biasanya hewan yang termasuk hama penggangu tanaman karet ini membuat sarang ditempat yang lembab di dalam tanah serta di dalam batang kayu yang basah tapi ada juga yang yang hidup dan bersarang di dalam kayu yang kering.

Makanan utama hewan rayap ini adalah kayu dan bahan-bahan dari selulosa lainnya termasuk juga jamur. Serangan hama ini memiliki dampak yang buruk, karena hama ini menyerang tanaman dengan cara berkoloni dalam skala besar sehingga dalam waktu singkat bisa membuat lobang ronga yang cukup besar pada sebuah pohon. Hal ini menjadikan produktivitas tanaman karen untuk menghasilkan lateks menjadi berkurang dan secara ekonomis sangat merugikan petani karet.

Cara Mengatasi Hama Rayap Pada Tanaman Karet
Pada dasarnya mengendalikan serangan hama rayap pada tanaman karet bisa mencegah hubungan rayap dengan batang atau lingkungan kebum dimana terdapat banyak pohon tanaman karet. Dibawah ini adalah tatacara untuk memberikan tindakan dan pengendalian hama rayap yang menyerang pada tanaman karet:
(1). Menggunakan cara tradisional dengan menaburkan abu kayu di bagian pangkal batang pohon tanaman karet sebelum memulai penanaman tanaman karet.
(2). Memberikan larutan insektisida Granular dengan cara disemprotkan di bagian lubang tanam yang akan ditanami bibit pohon karet, utamanya di bagian tempat endemik atau tempat yang terkenal rawan terhadap serangan hama rayap pada batang tanaman karet.

# Jangan lewatkan Paranet/Shading net Jaring Peneduh Tanaman Kualitas SUPER
(3). Tidak merusak secara mekanis lingkungan pada sistem tumpang sari.
(4). Membuang sarang-sarang rayap disekitar tanaman karet.
(5). Melakukan sanitasi atau membuang gulma yang tumbuh dan menggangu tanaman karet agar terhindar dari serangan rayap disekitar lingkungan tanaman karet.
(6). Mengelolah media tanah dengan baik agar siklus hidup atau larva rayap dapat kita putus.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply