3 Alasan Orang China Berdagang

Pedagang China

Pedagang China

Orang China bukan ditakdirkan jadi pedagang, atau tidak ada hubungan antara dagang dengan faktor keturunan (genetik). Akan tetapi situasi dan kondisi serta budaya yang menuntut mereka harus jadi pedagang. Kenapa? Ada beberapa alasan mengapa orang China harus berdagang, antara lain:

1. Jumlah Penduduk
Dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 milyar bisa dibayangkan, kalau banyak yang memilih jadi pegawai (karyawan), berapa pabrik harus dibangun agar bisa menampung semuanya? Jika banyak yang memilih jadi petani, kira-kira berapa hektar lahan harus disediakan untuk bertani? Satu-satunya solusi buat mereka hanyalah berdagang.

Kalau berdagang tidak ada batasan kuota, ruang ataupun waktu. Asal ada kemauan pasti bisa, dan memang para etnis China memiliki kemauan dan tekad yang kuat untuk sukses dalam berdagang karena tidak ada pilihan lain. Banyak diantaranya karena kurang puas kondisi negerinya, mereka nekad pergi ke luar negeri hanya naik perahu tanpa bekal, apalagi modal.

2. Status Sosial
Orang China harus berdagang salah satu alasannya untuk menaikkan status sosial dan kedudukan di masyarakat. Jujur semua orang pasti sepakat, orang kaya jelas lebih terhormat daripada miskin. Meski tidak selalu benar anggapan tersebut, tapi setidaknya hampir semua orang kaya lebih mendapatkan tempat di hati masyarakat, dan sebaliknya hanya sedikit orang miskin yang dihormati. Miskin identik dengan kesengsaraan, miskin akan menyeret keluarga besar ikut dalam kesulitan. Pun juga dengan kaya kita lebih mudah untuk berbakti pada orang tua dan keluarga. Jadi sedari kecil anak-anak etnis China ditanamkan untuk menjadi kaya. Satu-satunya jalan paling mudah dan cepat untuk jadi kaya adalah dengan berdagang.

Sehingga profesi sebagai pedagang bagi orang China dianggap lebih terhormat daripada jadi karyawan/pegawai/orang gajian. Boleh menjadi pegawai tapi hanya sementara dalam proses belajar, selanjutnya harus bisa berdiri sendiri sebagai bos. Biar masih perpenghasilan sedikit asal menjadi bos itu lebih disegani daripada menjadi orang gajian. Bagi mereka walaupun jadi pegawai dengan gaji tinggi tetap saja pegawai alias kuli (orang suruhan).

3. Tekanan Hidup dan Survival (mempertahankan hidup)
Utamanya bagi orang China perantauan, mereka datang kebanyakan hanya modal nekad, tanpa ada saudara yang bisa menolong. Kerja yang paling gampang dilakukan dan cepat mendatangkan hasil adalah berdagang. Mereka sudah biasa menghadapi medan sulit, di manapun mereka berada bahkan di tempat terpencilpun mereka bisa berdagang.

Semangat untuk mempertahankan hidup bagi mereka sangat kuat, dan mereka pantang menyerah sebelum berhasil. Justru di tempat terpencil mereka merasa bebas karena belum ada pesaing dan peluang masih terbuka lebar. Bagi orang yang hidup di perantauan (bukan hanya orang China) umumnya pekerja keras, dan ada keharusan harus sukses (kaya). Dengan kaya jika suatu saat terjadi situasi yang tidak diinginkan (perang, bencana alam, kekacauan politik) mereka punya bekal untuk secepatnya pindah (migrasi).

Coba bayangkan jika terjadi kekacauan dan saat itu kita miskin, tentu tidak punya banyak pilihan. Hidup miskin memang selalu susah, di masa damai saja susah apalagi pada masa kacau, pasti susahnya jadi berlipat-lipat. Oleh karenanya bagi etnis China perantauan haram hukumnya kalau hidup miskin. Hanya ada satu kata “KAYA”. Dan menurut pengamatan saya hampir semua perantauan (bukan hanya China) karena dituntut kerja keras akhirnya sukses dan kaya.

Pingin sukses/kaya? Kalau Anda menjawab ya, tetapi selama beberapa tahun hidup Anda biasa-biasa saja (tidak ada perubahan berarti), cobalah Anda merantau, keluar dari zona nyaman Anda saat ini, Silahkan hijrah…!!! Entah ke kota lain, luar pulau, atau ke negeri orang.

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “3 Alasan Orang China Berdagang”

  1. It’s actually a trendy along with beneficial little bit of facts. We’re pleased that you just embraced this helpful information here. Please be people educated in this way. Thank you for giving.

Leave a Reply