Hama Pada Tanaman Albasia dan Cara Mengatasinya

Pohon Albasia atau sengon adalah salah satu jenis tanaman kayu khas yang tumbuh di wilayah tropis. Di Negara Indonesia, tanaman kayu ini sangatlah dikenal oleh masyarakat dan dapat ditemukan diberbagai macam tempat khususnya di pulau jawa. karena, di pulau jawa tanaman kayu albasia banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Pembudidayaannya ada yang dilakukan secara individu dan ada juga yang melakukannya secara berkelompok. Bahkan juga tidak sedikit yang menjadikan budidaya tanaman pohon albasia ini sebagai sebagai usaha yang dilakukan secara serius dan besar-besaran.

Karena pada kenyataannya mereka sangat menyadari bahwa kayu albasia adalah salah satu jenis kayu tropis yang memiliki nilai ekonomi yang sangat baik dalam pasar komoditas karena permintaan terhadap kayu tersebut cenderung terus meningkat. Maka dari itu membudidayakan tanaman albasia atau sengon dapat juga dikatakan sebagai sebuah investasi yang sangat menjanjikan untuk dijadikan harapan di masa depan. Hal itu dikarenakan oleh berbagai factor salah satunya karena masih tingginya kebutuhan nasional terhadap tanaman kayu albasia ini.

Prospek Bisnis Tanaman Albasia
Tanaman Kayu albasia adalah tanaman jenis hasil kayu hutan yang mempunyai daya serap yang sangat tinggi. Dengan kata lain, permintaan pasar komoditas terhadap tanaman kayu albasia ini masih sangat tinggi. Beberapa yang dapat dijadikan ukuran bahwa permintaan terhadap tanaman kayu albasia ini masih tinggi adalah semakin banyaknya perusahaan-perusahaan pengolahan kayu pabrik kayu lapis atau triplek serta kertas yang berdiri di Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut memerlukan kayu albasia sebagai bahan dasar dalam proses produksinya. Nah kondisi seperti saat bias menjadi peluang investasi yang sangat menggiurkan.

Selain karena kebutuhan sehingga mendorong permintaan yang semakin tinggi, waktu tanam yang relative singkat tanaman pohon albasia mempunyai masa pertumbuhan yang termasuk sangat cepat jika dibandingkan dengan jenis tanaman pohon tropis yang lainnya. Tanaman Pohon albasia sudah dapat dipanen atau ditebang pada saat masih usia tanam 5tahun. Bahkan di usianya yang masih 3 atau 4 tahun saja sebagian orang yang membudidaya sudah dapat menjualnya dalam rangka penjarangan di kebun tanaman albasia.Tingginya kebutuhan atas pohon albasia, dapat dipastikan menjual kayu albasia sangatlah mudah. Karena setiap pabrik pengolahan kayu yang berdiri dapat dipastikan akan membutuhkan kayu albasia. Dan penjualannya dinilai berdasarkan besar-kecilnya diameter batang dikali dengan per meter kubik.

Berdasarkan peluang-peluang diatas menjadikan banyak orang berlomba-lomba menanam tanaman pohon albasia. Dengan harapan bias mendapatkan keuntungan dari penjualan pohon albasia jika sudah besar. Namun sayingnya tidak sedikit dari mereka mengeluh karena tanamannya rusak dan tidak maksimal karena diserang oleh hama dan penyakit sehingga hasilnya pun menjadi tidak seperti yang diharapkan bahkan terkadang ada yang sampai merugi. Untuk itu kami mencoba menulis beberapa hama penyakit yang biasa menyerang tanaman albasia agar dapat diketahui, dipelajari sehingga bagi siapapun yang ingin berbudidaya bias mengantisipasi serangan hama penyakit tersebut sehingga tujuan dari budidaya tanaman albasia bias berhasil.

Hama Pada Tanaman Albasia
Berikut beberapa hama penyakit tanaman albasia.
(1). Hama Penggerek Batang atau Boktor
Serangan hama ini pada tanaman albasia bias menyebabkan luka pada batang. Telur hama ini diletakkan pada celah luka yang terdapat pada pohon. Sejak larva mulai menetas hama ini sudah segera melakukan aktivitas penggerekan kedalam jaringan kulit batang. Hama ini dapat dikendalikan dengan melakukan pencongkelan terhadap kelompok telur, menyeset kulit pada batang tepat dititik serangan larva boktor sehingga larva jatuh dan terlepas. Selain itu juga bias dilakukan dengan memakai musuh alami parasitoid, predator seperti kumbang pengebor kayu dan jamur parasit. Cara lain dengan menyuntik atau mengeborkan cairanin sektisida.

(2). Hama Ulat Kantong
Hama ini tidak menyerang dengan cara memakan seluruh bagian daun namun hanya parenkhim daun yang lunak dan membiarkan bagian-bagian daun yang berlilin. Daun tanaman yang diserang hama ini terdapat bercak dengan warna coklat. Pembasmian hama jenis ulat kantong ini bias dengan menggunakan insektisida seperti dessin, bomber, virtako, ambush, karate dan lainnya.

Pembasmian dengan cara lain juga bias dilakukan dengan menggunakan insektisida alami berupa gabungan 1 kilo daun dan batang tembakau yang dihaluskan, digabungkan dengan 1 sendok teh sabun colek serta 15 liter air. Gabungan berbagai bahan tersebut direndam selama kurang lebih 24 jam. Setelah itu campuran disaring dan siapun tuk disemprotkan kebatang tanaman pohon albasia.

(3). Penyakit Karat Furu
Serangan hama ini ditemukan dengan adanya pembengkakan pada batang, ranting, anak ranting dan lembaran daun. Hama penyakit ini dapat menyerang tanaman dengan sangat cepat dan menyerang semua tingkatan umur.

Pengendaliannya dapat dilakuakan dengan mematikan sel-sel penyakit furu, membuang bagian yang terserang, dan mengupas bagian pohon yang terjangkit hama penyakit ini. Selanjutnya diberi olesan atau disemprot dengan campuran bahan alami supaya tidak tumbuh lagi. Campuran bahan alaminya dapat berupa spirtus, bisa juga campuran 0,5 kg garam + 5 kg kapur + 5/ 10 bagian air, atau campuran 1 kg kapur + 1 kg belerang + 10/ 20 liter air. Campuran tersebut dioleskan atau disemprotkan 2 minggu sampai 1 bulan sekali.

Demikian pembahasan kita tentang Hama Pada Tanaman Albasia dan Cara Mengatasinya, semoga bermanfaat. Untuk kebutuhan polybag pembibitan tanaman Albasia silahkan hubungi kami di nomor 081.2325.849500877.0282.1277. www.polybag99.com

 

Cara Jitu Pengendalian Hama & Penyakit Pada Tanaman Kacang Hijau

Dalam menjalani budidaya kacang hijau pasti akan ada gangguan, seperti penyerangan hama dan penyakit terhadap tanaman kacang hijau yang dianggap sudah hal yang wajar. Nah, kali ini kita akan membahas tentang hama dan penyakit yang mnyerang tanaman kacang hijau beserta dengan pengendaliannya. Berikut adalah penjelasanya secara lengkap:

  • Hama

1. Ulat Jengkal

a. Ciri-ciri Hama
Ulat Chrydeixis chalcites Eisper adalah nama lain dari ulat jengkal atau ulet lompat. Ulat ini memiliki tubuh berwarna hijau dengan garis berwarna cerah pada sisinya.

b. Gejala Serangan
Serangan ulat jengkal meninggalkan tanda yang berupa bekas gigitan. Fase ulat berlangsung sekitar 11-13 hari, dan kemudian menjadi pupa. Pupa yang ada di dalam tanah/di bawah daun diliputi benang halus berwarna putih. Setelah 7 hari, pupa akan mengeluarkan ngengat yang berwarna cokelat, di tepi daun yang muda, yang lama lama akan berpindah ke tengah, hingga akhirnya hanya tersisa tulang daunnya. Hama dapat pula menyerang bagian yang lunak misalnya ujung tanaman atau buah muda.

c. Pengendalian
Ulat jengkal dapat dikendalikan dengan cara sebagai berikut.

Pengendalian secara biologis dilakukan dengan melepas musuh alaminya yaitu Apanteles sp. dan Listomastix sp.
Pemberantasan secara kimiawi dilakukan menggunakan insektisida yang sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

2. Kepik Cokelat/Kepik Polong

a. Ciri-ciri Hama
Kepik polong atau Riptorus linearis F. Memiliki bentuk tubuh mirip dengan walang sangit, namun pada tubuh kepik polong ini terdapat warna kuning memanjang pada bagian sisi samping kanan dan kiri.

b. Gejala Serangan
Hama kepik polong menyerang tanaman dengan cara mengisap cairan polong hingga menimbulkan bercak-bercak cokelat sampai hitam pada kulit polong.

c. Pengendalian
Kepik polong yang menyerang dapat dikendalikan dengan cara berikut.

Penerapan pergiliran tanaman, pengaturan waktu tanam secara serempak, dan penjagaan kebersihan kebun.
Pengendalian secara kimia dilakukan dengan penyemprotan insektisida dalam konsentrasi yang dianjurkan.

3. Lalat Pucuk

a. Ciri-ciri Hama
Lalat Melanagromyza dolichostigma de Meij, meletakkan telurnya pada permukaan daun bagian bawah. Larva memakan dan menggerek batang. Pupa terbentuk di dalam batang dekat bagian pucuk.

b. Gejala Serangan
Larva lalat pucuk akan menebuk batang hingga rusak dan hanya tersisa lapisan kulitnya saja. Serangan lebih lanjut menyebabkan pucuk-pucuk tanaman menjadi layu dan kering.

c. Pengendalian
Lalat pucuk yang menyerang dapat dikendalikan dengan cara berikut.

Pemotongan dan pembakaran pucuk tanaman yang terserang.
Pengendalian secara kimia dilakukan penyemprotan insektisida sesuai dengan anjuran.

4. Kumbang Tanah Kuning

a. Ciri-ciri Hama
Kumbang tanah kuning ialah hama yang menyerang keping biji, daun, dan batang tanaman yang masih muda.

b. Gejala Serangan
Pada tanaman yang diserang hama kumbang tanah kuning biasa akan meninggalkan bekas gigitan dengn bentuk berlubang pada daun, keping biji, dan batang yang masih muda.

c. Pengendalian
Kumbang tanah kuning yang menyerang dapat dikendalikan secara kimia dengan penggunaan insektisida yang sesuai dengan anjuran.

5. Hama Gudang

a. Ciri-ciri Hama
Hama gudang atau Callosobruchus sp. ini akan sangat mudah ditemukan di gudang-gudang penyimpanan biji kacang-kacangan. Hama berukuran tubuh relatif kecil dan berwarna cokelat kehitam-hitaman.

b. Gejala Serangan
Hama gudang akan merusak biji yang telah disimpan dalam gudang penyimpanan, sehingga biji berlubang-lubang kecil. Karna banyaknya hama yang menyerang biji-bijian di gudang, maka gudang penuh dengan kotoran hama.

c. Pengendalian
Hama gudang yang menyerang biji kacang-kacangan di dalam gudang penyimpanan dapat dikendalikan dengan cara sebagai berikut.

Penyimpanan biji dalam wadah tertutup rapat atau hampa udara.
Pengendalian secara kimia dilakukan dengan penyemprotan insektisida yang sesuai dengan anjuran.

BACA JUGA :

  1. Strategi Berhasil Dalam Budidaya Sorgum
  2. Cara Mudah Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal
  3. Begini Cara Budidaya Buah Kurma di Indonesia
  4. Karung Transparan Harga Murah

6. Ulat Polong atau Buah

a. Ciri-ciri Hama
Ngengat ulat polong atau buah (Heliothis ermigera Hbn.) berwarna sawo matang kekuning-kuningan. Selalu meletakkan telurnya yang berwarna kuning pada pucuk tanaman atau di sekitar bunga . Namun pada stadium kecil larva berwarna merah tua sampai hitam , kemudian menjadi hijau, kuning kecokelatan, sampai merah tua pada stadium dewasa.

b. Gejala Serangan
Fase larva ulat polong atau buah ini, akan melubangi polong kedelai hingga rusak dan kadang membusuk.

c. Pengendalian
Larva ulat polong atau buah yang menyerang dapat dikendalikan dengan cara berikut.

Penerapan pergiliran tanaman, penanaman secara serempak, dan pemusnahan ulat.
Secara kimia, dilakukan dengan penyemprotan insektisida yang sesuai dengan anjuran.

  • Penyakit

1. Bercak Daun Cercospora

a. Penyebab Penyakit
Penyakit bercak daun cercospora disebabkan karna adanya cendawan Cercospora canescens. Cendawan ini memiliki konidium seperti jarum atau gada terbalik, hialin tidak berwarna, berujung runcing, dan terdiri atas banyak sekat.

b. Gejala Serangan
Serangan penyakit bercak daun cercospora akan menimbulkan bercak bulat pada kedua permukaan daun. Bercak tersebut berdiameter 1 mm- 5 mm dengan warna kuning di sekitarnya. Bercak dapat mencapai tangkai daun dan batang.

c. Pengendalian
Penyakit bercak daun cercospora dapat dikendalikan dengan cara berikut.

Penerapan pergiliran tanaman.
Penggunaan fungisida yang sesuai dengan anjuran.

2. Penyakit Kudis (Scab)

a. Penyebab Penyakit
Cendawan Elsinoe glycines Jenkins atau Elsinoe iwatae merupakan jamur yang menyebabkan penyakit kudis.

b. Gejala Serangan
Akibat dari serangan penyakit kudis akan menimbulkan bercak kecil berwarna cokelat pada permukaan bawah daun, kemudian merambat ke tangkai daun smpai ke batang. Pada serangan berat penyakit kudis akan menyebabkan biji menjadi keriput.

c. Pengendalian
Penyakit kudis dapat dikendalikan dengan cara sebagai berikut.

Penanaman dengan varietas tahan penyakit ini.
Pembakaran tanaman yang terserang berat.
Pengendalian secara kimia dilakukan dengan menyemprotkan fungisida yang sesuai dengan dosis yang sesuai.

3. Embun Tepung (Powdery Mildew)

a. Penyebab Penyakit
Penyakit embun tepung ini disebabkan oleh cendawan Oidium sp.

b. Gejala Serangan
Serangan penyakit embun tepung menyebabkan permukaan daun, batang, dan polong buah tertutup tepung yang berwarna putih. Pada serangan berat, daun akan menjadi kering dan mati.

c. Pengendalian
Penyakit embun tepung dapat dikendalikan dengan cara berikut.

Penanaman dengan varietas yang tahan terhadap penyakit ini.
Pembakaran tanaman yang terserang berat.
Penyemprotan dengan fungisida.

4. Bercak Sclerotium

a. Penyebab Penyakit
Penyakit bercak sclerotium disebabkan oleh cendawan Sclerotium rolfsii.

b. Gejala Serangan
Serangan penyakit bercak sclerotium menyebabkan munculnya bercak- bercak bulat berwarna coklat, kuning, atau putih pada daun, yang kemudian akan merambat ke bagian batang.

c. Pengendalian
Penyakit bercak daun sclerotium dapat dikendalikan dengan cara sebagai berikut.

Pembakaran tanaman yang sakit dan penerapan rotasi tanaman.
Pengendalian secara kimia dengan penggunaan fungisida

5. Mosaik Kuning

a. Penyebab Penyakit
Penyakit mosaik kuning disebabkan oleh Mungbean Yellow Mosaik Virus (MYMV). Virus ini dapat menyebar melalui benih, serta vektor Bemisia tabaci Genn, secara mekanis.

b. Gejala Serangan
Serangan penyakit mosaik kuning menyebabkan daun muda yang diserang bertitik kuning diselingi daerah berwarna hijau. Titik tersebut kemudian berkembang menjadi bercak kekuningan. Serangan berat menyebabkan tanaman menjadi kerdil, cabang berkurang, bunga sedikit, pembentukan dan pematangan polong terhambat.

c. Pengendalian
Penyakit mosaik kuning dapat dikendalikan dengan cara berikut.

Penanaman dengan varietas tahan penyakit virus mosaik kuning ini.
Pembakaran tanaman yang terserang.
Penyemprotan dengan insektisida yang efektif untuk mengendalikan.

Lim Corporation Menjual Polybag Untuk Membantu Berkebun Anda.  Bagi Anda Yang Tidak Memiliki Lahan Yang Luas Polybag Adalah Solusi Yang Tepat Untuk Menjadi Tempat Tanaman Anda Karna Juga Mudah Untuk Perawatannya.
Untuk Pemesnan & Info lebih lanjut silahkan sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950 | 0852 3392 5564.
Info Harga Polybag  Klik DISINI.

#Dapatkan update info tentang agribisnis dengan bergabung di Fanspage Pertanian & Perkebunan.

Cara Mudah Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal

Ikan Gurame adalah salah satu jenis ikan elit yang memiliki rasa daging
gurih dan memilki tekstur daging tebal & enak, maksud dari ikan elit ini
adalah karna harganya relatif mahal karna pertumbumbuhan ikan unu sangat
lama. Namun ada cara yang dapat membuat ikan gurame ini bisa berkembang
cepat dengn cara budidaya ikan gurame di kolm terpal plastik dengan teknik
yang tepat sebagai berikut :

Untuk anda yang tidak mempunyai tempat/lahan yang luas, Anda dapat
membudidayakan ikan gurame dengan mengguanakan kolam dari terpal. Yang
terpenting dalam budidaya ikan gurame adalah air yang cukup.

Dalam pembuatan kolam sebaiknya juga memperhitungkan jumlah ikan yang akan
dibudidayakan, karna jika jumlah ikan tidak sesuai dengan kapasitas kolam
karena dapat membuat ikan menjadi stres. Untuk ukuran kolam 1 x 1 meter
dengan kedalaman 90 cm dapat diisi dengan kurang lebih 10 ekor gurame dengan
berat 2,5 ons.

Bila ikan gurame telah semakin besar maka jumlahnya mesti di kurangi. Jika
tidak maka dibutuh penambahkan filter air yang ideal, langkahnya yaitu
dengan mengalirkan air kolam terpal dengan pompa ke satu system penyaringan,
sesudah melewati penyaringan air masuk kembali ke kolam.

Baca Juga :

  1. Strategi Berhasil Dalam Budidaya Sorgum
  2. Pabrik Karung Beras, Karung Laminasi dan Karung Sablon
  3. Begini Cara Budidaya Buah Kurma di Indonesia
  4. Karung Transparan Harga Murah
  • Pembuatan kolam terpal untuk ikan gurame bisa di buat dengan dua versi :

1. Menggali tanah dengan kedalaman tertentu sekitar 90 cm, lalu pasang
terpal pada tanah galian tanah.
2. Menempatkan terpal pada permukaan tanah (tak menggali tanah), dengan
pertolongan rangka dari besi atau mungkin kayu, terpal dirangkai mirip bak.

versi pertama beban terpal tidak terlalu berat pada saat di beri air,
sedangkan untuk versi kedua mempermudah kita melakukan pergantian air serta
pembersihan kolam. Dengan menggunakan selang kita dapat menyedot kotoran
yang terdapat pada dasar kolam terpal dengan mudah. Pada budidaya ikan
gurame jika kotaran yang terdapat pada dasar kolam sudah banyak segera
bersihkan agar kesehatan serta kebersihan air pada kolam tetap terjaga.

setelah pembuatan kolam selesai langkah selanjutnya yaitu isi kolam dengan
ikan gurame, namun sebelum ikan gurame dimasukkan ke dalam kolam pastikan
terlebih dahulu bahwa kolam sudah dalam keadaan bersih dari penyakit serta
beberapa zat berbahaya. Karena dalam pewarna terpal mengandung unsur kimia,
maka dari itu sebelum dipasang, cuci serta bersihkan terpal terlebih dahulu.
Untuk membunuh patogen kolam yang sudah terisi air ditaburi garam 2 ons/m3.
Pastikan juga bahwa ikan gurame yang akan anda budidayakan tak memiliki
kandungan bibit penyakit. Bila ada ikan gurame yang terserang penyakit butuh
dikarantina terlebih dulu sebelum dimasukkan ke kolam.

  • Pemeliharaan Ikan Gurame

Beri makan ikan gurame dengan pelet yang memiliki kandungan protein 25% s/d
30% sebanyak 2 kali dalam satu hari yang dianjurkan pada saat pagi maupun
sore hari. Sebaiknya dalam memberikan pelet ikan gurame dilakukan agak
sering namun dengan jumlah pelet yang sedikit-sedikit. Anda juga dapat
menambahkan daun-daunan maupun sayuran sebagai makanan sampingan ikan
gurame. Karna daun-daunan serta sayuran juga amat berguna untuk kesehatan
dan perkembangan ikan gurame.

Pada budidaya ikan gurame dengan kolam terpal, usahakan untuk memberi makan
secara teratur dan hindari pemberian makanan yang terlalu berlebihan karna
malah hanya membuat sisa makanan semakin banyak. Apabila sisa makanan dan
kotoran sudah menumpuk terlalu banyak maka segera buang/bersihkan karna sisa
makanan serta kotoran ikan yang ada di kolam tersebut memiliki kandungan zat
amoniak yang berbahaya bagi perkembangan ikan gurame yang memiliki sifat
toksin atau racun. Oleh karena itu jaga kualitas air dalam kolam, karena
akan mempengaruhi perkembangan ikan gurame.

Sebenarnya ikan gurame mempunyai daya tahan yang cukup untuk hidup pada
kondisi air yang kurang baik, namun anda juga harus mengatur tingkat
kebersihan air dengan melakukan penyaringan secara teratur. Untuk mengganti
air disarankan untuk menyedot air menggunakan selang atau pompa. Untuk
menaikkan kandungan oksigen serta bersihkan kotoran dengan cara automatis
anda dapat menggunakan aerator atau mungkin filter.

Selain memiliki tekstur daging yang tebal & enak, ikan gurane ini juga
memiliki banyak manfaat & khasiat untuk tubuh kita antara lain :
1. Ikan Gurame Berkhasiat Menurunkan Kadar Kolesterol
2. Berguna Untuk Mengeluarkan Hormon Serotonin
3. Menyembuhkan Hipertensi & Hipotensi
4. Menyuburkan Rambut
5. Mencerahkan kulit wajah
6. Menghaluskan kulit
7. Sebagai obat anti inflamasi
8. Mencegah penyakit jantung
9. Mencegah penyakit beri-beri
10. Mencerdaskan otak, dll.

Kami Melayani Pemesanan & Pembelian Terpal Plastik

– Minimal order 5 roll, ukuran khusus 20 lembar/ukuran
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Info lebih lanjut silahkan sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.
Info Harga Terpal Plastik Klik DISINI.

#Dapatkan update info tentang agribisnis dengan bergabung di Fanspage Pertanian & Perkebunan.

 

Mengenal Lebih Dekat Apa Pengertian Tanaman Hortikultura

Banner Tanaman Hortikultura

                                   Tanaman Hortikultura

Istilah Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) & cultura/colere (budidaya), bisa diartikan sebagai budidaya tanaman kebun. Lalu hortikultura digunakan secara lebih luas tidak hanya untuk budidaya di kebun. Hortikultura ini bisa didefinisikan sebagai cara bertanam yang bisa dikerjakan di pekarangan rumah atau kebun. Bagi pemilik atau penanam bisa merasakan manfaatnya secara langsung baik itu untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dijual ke pasaran.

Adapun jenis tanaman yang dibudidayakan yang biasa digunakan merupakan istilah dari hortikultura melitputi beberapa hal, yakni:
– pembenihan
– pembibitan
– kultur jaringan
– produksi tanaman
– hama & penyakit
– panen
– pengemasan
– distribusi.

Untuk lebih bisa memahami arti istilah holtikultura, berikut ini tanaman hortikultura dibagi menjadi 4 jenis, antara lain:
1). Tanaman Hortikultura Sayur (Olerikultura)
Tentunya sayuran merupakan tanaman yang sudah tidak asing lagi bagi kita terutama para ibu rumah tangga. Bahkan di lingkungan kita sendiri sayuran mudah sekali untuk ditemui. Hal tersebut karena sayuran merupakan salah satu makanan pokok untuk dimanfaatkan sebagai lauk.

Pada umumnya tanaman sayuran (olerikultura) terbagi menjadi 2 macam, yaitu sayuran yang tanaman secara musiman dan sayuran yang ditanam secara tahunan.

Tanaman sayuran ada yang ditanam secara musiman hanya bisa dilakukan pada waktu musim tertentu saja. Beberapa macam tanaman sayuran yang tumbuh pada musim tertentu yakni: bawang merang, bawang putih, wortel, kangkung, lobak, kol, kubis, tomat dan sayuran-sayuran dll.

Kemudian ada juga tanaman sayuran tahunan. Jenis sayuran ini merupakan sayuran yang dapat ditanam sepanjang tahun tanpa terikat dengan lingkungan atau jenis musim. Contoh sayuran ini ialah melinjo, jengkol, petai, dan sayuran-sayuran dll.

# Baca juga Cara Mudah Budidaya Kurma Di Indonesia

2). Tanaman Hortikultura Buah (Frutikultura)
Buah merupakan tanaman yang pada awalnya berasal dari bunga. Pada buah ada sebuah biji yang menjadi komponen terpenting dalam perkembangbiakan secara generatif. Pada hampir seluruh buah berasal dari bunga, akan tetapi tidak semua bunga menghasilkan buah. Contoh buah yang awalnya dari bunga adalah jambu, manga, rambutan.

Buah sangat identik dengan bahan makanan yang bisa langsung dikonsumsi tanpa mengolahnya terlebih dahulu. Mengkonsumsi buah bisa kapan saja. Sekarang masih banyak yang salah dalam mengklasifikasikan antara tanaman buah dan tanaman sayuran. Seperti labu siam, mentimun, terong, tomat, dll. Cara gampang untuk membedakan antara tanaman buah dengan sayuran terletak pada umur tanamannya. Tanaman buah umumnya memiliki usia yang relatif lebih panjang daripada sayuran. Walaupun ada juga sayuran yang memiliki bentuk seperti buah, akan tetapi tidak memiliki masa yang panjang. Itulah cara membedakan diantara keduanya.

3). Tanaman Hortikultura Bunga (Florikultura)
Tanaman bunga terdapat banyak sekali macam jenisnya di dunia ini dari yang sangat bersahabat dengan manusia atau makhluk yang lain samapi yang berbahaya atau beracun.

Plastik Ultraviolet Vatan

Plastik Ultraviolet Vatan

Namun tanaman bunga yang biasa dimanfaatkan untuk budidaya adalah tanaman hias yang memang sudah teruji dari segi keindahan, kecantikan, bentuk, manfaat, dll. Media untuk menanam tanaman bunga juga banyak macam jenisnya, yang paling umum adalah menanam dengan media pot, ada juga yang menempel pada tanaman lain seperti bunga anggrek. Penempatan dan jenis tanaman bunga pun juga bermacam-macam cara, ada yang tanaman bunga untuk di dalam ruangan, tanaman hias bunga yang digantung, di taman, dan sebagainya.

Semua jenis tanaman tersebut mempunyai fungsi utama yang tidak berbeda, yaitu menambah nilai estetika pada suatu tanaman atau pada sebuah ruangan dan lahan taman. Bunga yang disebut dengan bunga sempurna apabila mempunyai alat jantan (benang sari) dan alat betina (putik) secara bersamaan dalam satu organ. Bunga seperti itu dikenal dengan bunga hemafrodit.

Bunga mempunyai beberapa bagian yang diantaranya adalah:
– tangkai bunga
– dasar bunga
– benang sari dan putik
– kelopak dan mahkota bunga.

# Jangan lewatkan Tips Memilih Plastik UV (Ultra Violet) yang Benar

4). Tanaman Hortikultura Obat (Biofarmaka)
Tanaman obat merupakan berbagai macam jenis tanaman yang mempunyai manfaat & fungsi yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit maupun dalam pencegahan penyakit. Penggunaan tanaman obat bisa dengan cara meminumnya, dihirup, ataupun ditempel sehingga manfaatnya bisa memenuhi konsep kerja reseptor sel dalam menerima senyawa kimia atau reseptor.

Tanaman obat yang biasa digunakan bisa berasal dari tanaman obat yang tumbuhnya secara liar ataupun yang memang sengaja ditanam sendiri. Bahkan di Indonesia sendiri sudah tidak asing lagi. Orang dahulu sudah sering menggunakan tanaman ini yang dikenal dengan obat tradisional. Tanaman obat juga merupakan salah satu ramuan paling penting dalam produk-produk obat herbal. Tanaman yang menjadi obat herbal tersebut hasil dari ekstraksi bagian tanaman tersebut.

Beberapa macam tanaman obat yang khasiatnya sudah terbukti ada banyak sekali, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Berikut beberapa macam tanaman obat antara lain: kunyit, lempuyang, jahe, lengkuas, kumis kucing, brotowali, temu lawak, tanaman insulin, mahkota dewa, dll.

Nah, itu tadi penjelasan singkat tentang pengertian hortikultura, dan bebrapa jenis tanaman hortikultura. Semoga bisa menambah wawasan Anda semuanya, dan semoga bermanfaat.

Jual Karung Bagor Roll & Karung Plastik (Woven Bags)

Banner Karung Bagor

Karung Bagor/Karung Roll

Dapatkan harga karung roll lebih murah disini, karena barang langsung dari pabrik karung plastik. Kami distributor karung plastik, pabrik karung plastik di Surabaya, melayani kebutuhan berbagai jenis karung plastik (woven bags).

Karung plastik /woven bags merupakan kemasan berwujud kantong yang merupakan hasil anyaman berbentuk melingkar (circular weaved Polypropylene). Karung plastik merupakan pengganti karung goni yang semula digunakan untuk mengemas berbagai bahan baku / hasil bumi. Kelebihan karung plastik adalah berbahan ringan dan lebih tahan terhadap air dibandingkan goni. Sejak kemunculannya, karung plastik dalam kurun waktu singkat telah mengambil alih fungsi karung goni dalam berbagai jenis usaha produksi.

# Baca juga Karung Transparan Harga Murah

Dalam perkembangannya karung plastik memiliki banyak jenis sesuai penggunaannya, antara lain:
1. Karung Putih Polos
2. Karung Transparan
3. Karung Laminasi (laminating)
4. Karung Kuning atau Cream (daur ulang)
5. Karung Bagor / Karung Roll / Karung Layar .

Karung Bagor
Karung bagor umumnya berbentuk roll, dengan berbagai ukuran lebar dan panjang tertentu. Karung bagor pada umunya digunakan untuk packaging (pengepakan) barang di industri, ekspedisi, pergudangan dan pabrik.

Kami menjual karung bagor harga murah, melayani kebutuhan karung bagor di Surabaya, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Tangerang, Medan, Balikpapan, Makassar, Bali, Manado, Flores, Papua dan seluruh wilayah Indonesia lainnya.

Karung Bagor (Roll atau Layar)
Saat ini untuk karung bagor/karung roll tersedia 3 macam ukuran:
– 1,2m x 50m
– 1,2m x 70m
– 1,2m x 90m
– Minimal order 20 roll = 1 ball
Info harga karung bagor/karung roll/karung layar silahkan klik DISINI.
Atau hubungi kami di:
• Phone: 031-8830487
• SMS/WA/Call : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0877 0282 1277
• Email : limcorporation2009@gmail.com